Jakarta (UNAS) – Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Nasional (FBS UNAS) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik melalui penyelenggaraan FBS Enlightment and Empowering for Lecturers (FEEL) Program #2 yang mengangkat tema “Strategi Publikasi Jurnal Internasional Scopus”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (29/4) di Ruang Rapat FBS UNAS dan diikuti oleh para dosen di lingkungan fakultas.

Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan FBS UNAS dalam mendorong peningkatan kompetensi dosen, khususnya dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah bereputasi internasional. Sejalan dengan tuntutan globalisasi pendidikan tinggi, kemampuan publikasi pada jurnal terindeks Scopus menjadi salah satu indikator penting dalam penguatan reputasi akademik institusi.
Kegiatan ini menghadirkan Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Universitas Nasional, Prof. Dr. Erna Ernawati Chotim, M.Si., sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Prof. Erna menekankan pentingnya strategi yang tepat dalam menembus jurnal internasional bereputasi. Ia menguraikan berbagai faktor yang kerap menjadi penyebab penolakan artikel ilmiah, di antaranya minimnya unsur kebaruan (novelty), ketajaman research gap yang belum optimal, metodologi penelitian yang kurang kuat, serta ketidaksesuaian antara naskah dengan cakupan jurnal yang dituju.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa editor jurnal internasional umumnya mengutamakan artikel yang memiliki kontribusi ilmiah yang jelas, relevansi global, penggunaan metodologi yang robust, serta penyajian bahasa akademik yang sistematis dan komunikatif. Selain itu, potensi sitasi juga menjadi pertimbangan penting dalam proses seleksi naskah.
Dalam sesi tersebut, Prof. Erna juga membagikan langkah-langkah strategis dalam penulisan artikel ilmiah yang berpeluang tinggi untuk dipublikasikan, mulai dari pemilihan topik yang publishable, penyusunan latar belakang yang kuat berbasis state of the art, penggunaan referensi internasional yang kredibel, hingga penyajian hasil penelitian yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.

Dekan FBS UNAS, Dra. Nana Yuliana, M.A., M.Si., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa FEEL Program merupakan agenda akademik rutin fakultas yang dirancang sebagai ruang pengembangan kapasitas dosen secara berkelanjutan.
“FEEL Program ini tidak hanya menjadi forum berbagi pengetahuan, tetapi juga sebagai wadah strategis untuk memperkuat budaya akademik, kolaborasi, dan produktivitas ilmiah di lingkungan FBS UNAS,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas dosen tidak hanya berfokus pada publikasi, tetapi juga mencakup pengembangan jabatan fungsional, peningkatan literasi digital, serta adaptasi terhadap dinamika akademik global.
“FBS UNAS menargetkan peningkatan jumlah publikasi dosen pada jurnal internasional bereputasi, termasuk yang terindeks Scopus, sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing institusi di tingkat global,” tambahnya.
Melalui penyelenggaraan FEEL Program #2 ini, FBS UNAS berharap para dosen semakin termotivasi untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, inovatif, dan berdampak luas, sekaligus berkontribusi dalam penguatan reputasi Universitas Nasional sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing internasional.(FBS)
Dokumentasi kegiatan; https://drive.google.com/drive/folders/18UynZOgYkJIy0DYnrFdtgTVoN_sW-qWA?usp=sharing
