UNAS Tembus Forum Internasional, Dekan FBS Wakili Indonesia di Moscow Economic Forum

UNAS Tembus Forum Internasional, Dekan FBS Wakili Indonesia di Moscow Economic Forum

Jakarta (UNAS) – Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Nasional (UNAS) kembali mencatatkan kiprah di tingkat internasional melalui partisipasi Dekan FBS, Dra. Nana Yuliana, M.A., M.Si., Ph.D., dalam Moscow Economic Forum yang berlangsung di Moskow pada 7–8 April 2026.

Dalam keterangannya, Nana Yuliana menyampaikan bahwa keikutsertaannya merupakan undangan resmi dari forum tahunan tersebut yang membahas berbagai isu strategis terkait Rusia dan dinamika global. Ia menegaskan bahwa kehadiran UNAS menjadi momen penting, mengingat dalam sekitar satu dekade terakhir tidak terdapat perwakilan Indonesia yang diundang dalam forum tersebut.

“Ini menjadi kebanggaan bagi Universitas Nasional karena menjadi satu-satunya universitas dari Indonesia yang hadir dalam forum internasional ini setelah 10 tahun,” ujarnya kepada Tim Humas.

Dalam forum tersebut, Nana Yuliana menjadi salah satu dari enam pembicara yang berasal dari berbagai negara, antara lain India, China, Brasil, Rusia, dan negara lainnya. Ia memaparkan pandangan Indonesia terkait isu geopolitik global, khususnya konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, serta peran aktif Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Ia menjelaskan bahwa posisi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia sejalan dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Indonesia secara konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina serta mendorong terciptanya stabilitas global melalui berbagai forum internasional.

Selain itu, ia juga membahas keterlibatan Indonesia dalam BRICS, yaitu kerja sama ekonomi yang melibatkan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Menurutnya, keikutsertaan Indonesia dalam BRICS membuka peluang kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan, termasuk wacana penggunaan mata uang bersama dalam transaksi antarnegara anggota sebagai bagian dari upaya dedolarisasi.

“BRICS merupakan organisasi ekonomi yang berfokus pada penguatan kerja sama antarnegara anggotanya. Ke depan, terdapat wacana penggunaan mata uang bersama, namun hal tersebut masih memerlukan kajian lebih mendalam,” jelasnya.

Tidak hanya menghadiri forum, Nana Yuliana juga melakukan kunjungan akademik ke RUDN University, salah satu perguruan tinggi terkemuka di Rusia yang berlokasi di Moskow. Kunjungan tersebut disambut oleh pihak kampus, khususnya dari fakultas bahasa asing.

Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi membahas peluang kerja sama akademik antara UNAS dan RUDN University, meliputi penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta penyelenggaraan seminar dan diskusi internasional.

“Kami menyambut baik rencana kerja sama ini. Ke depan, diharapkan dapat terjalin kolaborasi yang konkret, baik dalam bidang akademik maupun penguatan internasionalisasi kampus,” tambahnya.

Kegiatan ini berlangsung selama empat hari dan menjadi langkah strategis bagi UNAS dalam memperluas jejaring internasional serta memperkuat kontribusi akademisi Indonesia di tingkat global. (TIN)

Sumber berita; UNAS Tembus Forum Internasional, Dekan FBS Wakili Indonesia di Moscow Economic Forum – Universitas Nasional