Jakarta (UNAS) – Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Nasional (UNAS) kembali melanjutkan rangkaian Sidang Tugas Akhir Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 pada hari ketiga pelaksanaan. Kegiatan ini menjadi bagian integral dari proses evaluasi akademik bagi mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan studi mereka.
Jakarta (UNAS) – Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Nasional (UNAS) kembali melanjutkan rangkaian Sidang Tugas Akhir Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 pada hari ketiga pelaksanaan. Kegiatan ini menjadi bagian integral dari proses evaluasi akademik bagi mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan studi mereka.
Setiap sesi sidang diawali dengan pemaparan penelitian secara komprehensif oleh mahasiswa, kemudian dilanjutkan dengan diskusi ilmiah dan tanya jawab bersama tim dosen penguji. Evaluasi difokuskan pada ketajaman analisis, konsistensi argumentasi, relevansi pendekatan teoretis, serta kontribusi penelitian terhadap pengembangan studi kejepangan. Proses ini tidak hanya menguji penguasaan materi, tetapi juga kemampuan mahasiswa dalam merespons pertanyaan secara kritis, logis, dan akademis.

Pelaksanaan hari ketiga ini semakin menegaskan komitmen Program Studi Sastra Jepang dalam memastikan bahwa setiap karya ilmiah yang dihasilkan memenuhi standar kualitas akademik dan memiliki nilai kontribusi ilmiah. Sidang Tugas Akhir bukan semata-mata tahapan administratif menuju kelulusan, melainkan forum akademik yang merefleksikan capaian kompetensi, integritas ilmiah, serta kesiapan profesional mahasiswa.
Melalui keberlanjutan rangkaian Sidang Tugas Akhir Semester Ganjil TA 2025/2026 ini, Program Studi Sastra Jepang UNAS terus memperkuat perannya dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter akademik, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (FBS)