Jakarta (UNAS) – Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Nasional menyelenggarakan kegiatan Workshop Penerjemahan dan Penjurubahasaan pada Senin, 2 Maret 2026, bertempat di Ruang Aula Lantai 4 Gedung A. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kerja sama akademik dengan Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI).

Workshop ini merupakan bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa dalam bidang penerjemahan dan penjurubahasaan yang semakin relevan di tengah dinamika komunikasi global. Melalui kolaborasi dengan organisasi profesi nasional, kegiatan ini menghadirkan perspektif praktis sekaligus profesional mengenai standar, etika, serta peluang karier di bidang penerjemahan dan interpretasi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai proses penerjemahan teks tulis dan teknik penjurubahasaan lisan, termasuk strategi menjaga akurasi makna, kesepadanan budaya, serta ketepatan terminologi. Selain itu, dibahas pula tantangan profesi penerjemah di era digital, termasuk pemanfaatan teknologi dan perangkat bantu terjemahan.
Dr. Siti Tuti Alawiyah, S.S., M.Hum. Ketua Program Studi Sastra Inggris menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menjembatani kebutuhan akademik dengan tuntutan dunia profesional. Sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi diharapkan mampu menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara teoritis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan industri bahasa.

Melalui penyelenggaraan workshop ini, Fakultas Bahasa dan Sastra UNAS menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktik serta memperluas jejaring kemitraan institusional demi mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa secara berkelanjutan.
Dokumentasi kegiatan; https://drive.google.com/drive/folders/16reBYYXw3m2FWUXwA0QLAGfBg5JN3Dt8?usp=sharing
