Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Nasional kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan wawasan akademik global melalui partisipasi aktif dalam International Seminar 2026 yang diselenggarakan di Aula Universitas Nasional pada Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Towards Global Governance: Integration of Defense and Cybersecurity in Digital Government Based on Good Governance” dan menghadirkan berbagai akademisi serta praktisi dari dalam dan luar negeri.
Seminar internasional tersebut menjadi ruang diskusi ilmiah mengenai tantangan dan strategi tata kelola pemerintahan digital di era transformasi teknologi yang semakin berkembang pesat. Fokus pembahasan mencakup isu pertahanan, keamanan siber, serta pentingnya penerapan prinsip good governance dalam sistem pemerintahan digital global.

Dalam kegiatan ini, Dosen Program Studi Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Nasional, Nadiah Surya Nahari, S.S., M.Hum., turut berperan sebagai moderator seminar. Dengan kepiawaiannya dalam memandu jalannya diskusi, Nadiah Surya Nahari berhasil menciptakan suasana forum yang interaktif, akademis, dan dinamis antara para narasumber dan peserta seminar.
Kehadiran moderator dari Fakultas Bahasa dan Sastra menunjukkan bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu memiliki peran penting dalam membangun perspektif global, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan komunikasi internasional. Partisipasi ini sekaligus menjadi wujud kontribusi akademisi FBS UNAS dalam mendukung forum ilmiah bertaraf internasional.
Kegiatan seminar berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta yang berasal dari berbagai kalangan akademisi, mahasiswa, dan praktisi. Melalui forum ini diharapkan tercipta pertukaran gagasan serta penguatan jejaring kerja sama akademik internasional dalam bidang tata kelola digital, keamanan siber, dan komunikasi global.
Dengan terselenggaranya seminar internasional ini, Universitas Nasional terus memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif mendorong dialog akademik global serta pengembangan keilmuan yang relevan dengan tantangan era digital masa kini.(FBS)
