Dorong Sastra Lebih Dekat ke Masyarakat, FBS UNAS Perkuat Peran Akademik dalam Lokakarya HISKI 2026

Dorong Sastra Lebih Dekat ke Masyarakat, FBS UNAS Perkuat Peran Akademik dalam Lokakarya HISKI 2026

JAKARTA – Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Nasional (UNAS) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kajian kesastraan melalui keterlibatan aktif dalam lokakarya bertajuk Penguatan HISKI Komisariat yang diselenggarakan oleh Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI), pada Jumat, 3 April 2026 secara hybrid melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi HISKI di tingkat komisariat, khususnya di wilayah DKI Jakarta. Dalam konteks akademik, partisipasi FBS UNAS tidak hanya bersifat representatif, tetapi juga substantif dalam merumuskan arah pengembangan keilmuan sastra yang lebih kontekstual dan berdampak bagi masyarakat.

Lokakarya ini melibatkan tiga komisariat utama, yakni Universitas Negeri Jakarta, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Universitas Nasional. Dari FBS UNAS, kehadiran Dr. Fairuz, M.Hum. selaku Ketua HISKI Komisariat Universitas Nasional menjadi representasi penting dalam memperkuat peran akademisi UNAS dalam jaringan keilmuan nasional.

Koordinator kegiatan, Dr. Venus Khasanah, menegaskan bahwa komisariat merupakan ujung tombak dalam implementasi program strategis HISKI. Hal ini sejalan dengan peran FBS UNAS sebagai institusi akademik yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga pada pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berbasis sastra.

Sementara itu, Ketua Umum HISKI, Prof. Dr. Novi Anoegrajekti, dalam arahannya menekankan bahwa penguatan komisariat pada tahun 2026 diarahkan pada sistem koordinasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa penguatan tersebut harus mencakup aspek ideologis dan akademik, sehingga sastra mampu hadir secara nyata di tengah masyarakat.

Dalam lokakarya ini, FBS UNAS mendapatkan peran strategis sebagai koordinator program seminar internasional yang akan diselenggarakan secara berkala setiap enam bulan. Di bawah kepemimpinan Dr. Fairuz, M.Hum., program ini diharapkan menjadi ruang akademik yang produktif bagi dosen dan peneliti FBS UNAS untuk memperluas jejaring global, meningkatkan kualitas riset, serta mendorong publikasi ilmiah bereputasi internasional.

Keterlibatan aktif FBS UNAS dalam program ini menunjukkan komitmen kuat dalam mengintegrasikan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kolaborasi lintas komisariat juga membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam program pemberdayaan berbasis sastra, seperti “HISKI Masuk Kampung” yang berfokus pada peningkatan literasi masyarakat.

Diskusi dalam lokakarya berlangsung dinamis dengan penekanan pada pentingnya tata kelola organisasi yang akuntabel, pelaporan kegiatan yang sistematis, serta penguatan jejaring dengan berbagai lembaga kebahasaan dan kesastraan. Dalam hal ini, FBS UNAS dinilai memiliki potensi besar sebagai pusat pengembangan kajian sastra yang adaptif dan responsif terhadap dinamika masyarakat.

Melalui partisipasi aktif dalam lokakarya ini, FBS UNAS menegaskan posisinya sebagai institusi akademik yang tidak hanya unggul dalam pengajaran, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pengembangan sastra Indonesia. Dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, FBS UNAS bersama HISKI optimistis dapat menghadirkan sastra yang lebih dekat, relevan, dan berdampak bagi kehidupan masyarakat luas.(FBS)