Jakarta (UNAS) – Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Nasional bekerja sama dengan Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika (FTKI) Universitas Nasional menggelar Rapat Proposal Penyusunan Kamus Istilah Bidang Media Sosial Urban Jakarta Berbasis Korpus Linguistik dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) pada Senin, 12 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam pengembangan riset kolaboratif multidisipliner yang mengintegrasikan kajian linguistik dengan teknologi kecerdasan buatan untuk mendokumentasikan dinamika bahasa di ruang digital.

Rapat proposal yang berlangsung dalam suasana akademik dan kolaboratif ini dihadiri oleh para dosen, peneliti, serta tim penyusun dari kedua fakultas. Fokus utama pembahasan adalah penyusunan kerangka penelitian, metodologi pengumpulan data berbasis korpus linguistik, serta pemanfaatan teknologi AI dalam proses identifikasi, klasifikasi, dan pemetaan istilah-istilah yang berkembang di media sosial, khususnya dalam konteks bahasa urban masyarakat Jakarta.
Proyek penyusunan kamus istilah ini diharapkan dapat menjadi kontribusi ilmiah Universitas Nasional dalam mendokumentasikan perkembangan bahasa kontemporer yang terus mengalami perubahan seiring pesatnya perkembangan teknologi komunikasi digital. Dengan pendekatan berbasis korpus, penelitian ini akan menghimpun data kebahasaan autentik dari berbagai platform media sosial, yang kemudian dianalisis secara sistematis menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk menghasilkan kamus istilah yang relevan, akurat, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kolaborasi antara FBS dan FTKI ini juga mencerminkan komitmen Universitas Nasional dalam mendorong inovasi riset lintas disiplin, khususnya pada pengembangan digital humanities yang menggabungkan ilmu bahasa, data, dan teknologi. Selain memiliki nilai akademik, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti, mahasiswa, praktisi komunikasi, hingga masyarakat umum dalam memahami dinamika penggunaan bahasa di era digital.
Melalui kegiatan ini, Universitas Nasional kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang responsif terhadap perubahan sosial dan teknologi, sekaligus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini.(FBS)
