Tingkatkan Kualitas Proposal Penelitian dan PKM, Dosen Prodi Linguistik UNAS Aktif Ikuti Coaching Clinic Hibah Dikti 2024

Tingkatkan Kualitas Proposal Penelitian dan PKM, Dosen Prodi Linguistik UNAS Aktif Ikuti Coaching Clinic Hibah Dikti 2024

Jakarta (UNAS) – Program Studi Linguistik Universitas Nasional (UNAS) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Coaching Clinic Proposal Hibah Dikti 2024 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNAS, Kamis (14/3), di Ruang Rapat Cyber UNAS.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi para dosen Prodi Linguistik untuk memperdalam pemahaman terkait penyusunan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang selaras dengan panduan terbaru Hibah Dikti Tahun 2024. Coaching clinic dilaksanakan dalam dua sesi, yakni sesi proposal penelitian dan sesi proposal pengabdian kepada masyarakat.

Ketua LPPM UNAS, Dr. Ir. Nonon Saribanon, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa coaching clinic ini bertujuan untuk meningkatkan mutu proposal dosen serta mensosialisasikan kebijakan dan panduan terbaru Hibah Dikti 2024. “Panduan penelitian dan pengabdian tahun 2024 sudah terbit, sehingga dosen perlu menyesuaikan proposalnya agar tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga substansi yang kuat,” ujarnya.

Sebagai narasumber dihadirkan Reviewer DRTPM Kemendikbud Ristekdikti, Dr. Widodo Kushartomo, IPU untuk bidang penelitian dan Dr. Ir. I Wayan Budiastra, M.Agr. untuk bidang pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran reviewer nasional ini memberikan penguatan substantif sekaligus teknis bagi dosen, termasuk dosen Prodi Linguistik, dalam menyusun proposal yang berkualitas dan berdaya saing.

Lebih lanjut, Ibu Nonon menegaskan bahwa masukan dari reviewer nasional sangat penting bagi pengembangan kualitas proposal dosen UNAS, termasuk dari Prodi Linguistik, agar tingkat kelolosan hibah penelitian dan PKM semakin meningkat.

Reviewer DRTPM Bidang Penelitian, Dr. Widodo Kushartomo, IPU, menjelaskan bahwa dalam coaching clinic ini ia menelaah dan memberikan masukan terhadap proposal dosen, khususnya terkait kesesuaian skema, kualifikasi peneliti, serta ketepatan metodologi. Ia berharap setelah mengikuti kegiatan ini, dosen—termasuk dari Prodi Linguistik—dapat menyempurnakan proposalnya sesuai pedoman terbaru sebelum diunggah melalui aplikasi BIMA.

Senada dengan hal tersebut, Reviewer DRTPM Bidang Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Ir. I Wayan Budiastra, M.Agr., menekankan pentingnya fokus kegiatan dan kejelasan luaran agar proposal pengabdian lebih terarah dan terukur.

Melalui keikutsertaan aktif dalam coaching clinic ini, Prodi Linguistik UNAS diharapkan mampu meningkatkan kualitas proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus berkontribusi nyata dalam pengembangan keilmuan linguistik yang berdampak bagi masyarakat dan peningkatan reputasi akademik Universitas Nasional.(FBS)

Sumber berita; Tingkatkan Kualitas Proposal Penelitian dan PKM, LPPM Gelar Coaching Clinic Proposal Hibah Dikti 2024 – Universitas Nasional