Jakarta (UNAS) – Dosen Program Studi Linguistik dan Bahasa Korea, Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Nasional (UNAS), Dr. Tajuddin Nur, S.S., M.M., menjadi narasumber dalam siaran Podcast Doskici 107.8 MHz yang mengangkat tema Pelestarian Budaya Betawi, khususnya terkait revitalisasi bahasa Betawi.
Dalam perbincangan yang disiarkan melalui Radio Doskici 107.8 MHz tersebut, Dr. Tajuddin Nur menekankan pentingnya upaya pelestarian dan penguatan bahasa Betawi sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Jakarta. Menurutnya, bahasa Betawi tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai media pewarisan nilai, sejarah, dan kearifan lokal.

“Revitalisasi bahasa Betawi perlu dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui pendidikan, media, maupun ruang-ruang publik, agar tetap hidup dan digunakan oleh generasi muda,” ujarnya dalam sesi dialog.
Melalui podcast ini, pendengar diajak memahami tantangan yang dihadapi bahasa Betawi di tengah arus globalisasi, sekaligus berbagai strategi yang dapat dilakukan untuk menjaga eksistensinya, termasuk peran akademisi dan perguruan tinggi dalam pelestarian budaya lokal.
Partisipasi dosen FBS UNAS dalam siaran Podcast Doskici ini menjadi wujud nyata komitmen Universitas Nasional dalam mendukung pelestarian budaya daerah serta pengabdian kepada masyarakat melalui media penyiaran. Program Podcast Doskici 107.8 MHz sendiri dapat diakses dan didengarkan oleh masyarakat luas sebagai sarana edukasi dan literasi budaya.
Dengan keterlibatan aktif sivitas akademika UNAS, diharapkan upaya pelestarian bahasa dan budaya Betawi dapat terus diperkuat dan memberikan dampak positif bagi keberlanjutan warisan budaya bangsa.(FBS)