Di tengah arus modernisasi Jakarta yang terus bergerak cepat, Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Nasional hadir untuk menjaga denyut budaya Betawi agar tetap hidup dan bermakna. Bahasa dan budaya Betawi merupakan warisan sejarah yang membentuk identitas Jakarta, sehingga pelestariannya menjadi tanggung jawab bersama yang perlu dirawat secara berkelanjutan.
Sebagai institusi akademik, FBS Universitas Nasional berkomitmen untuk mengambil peran aktif dalam upaya pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan kebudayaan Betawi melalui pendekatan ilmiah, edukatif, dan partisipatif yang berlandaskan pada nilai-nilai akademik serta tanggung jawab sosial perguruan tinggi.
Sinergi Strategis untuk Kelestarian Budaya
Melalui kolaborasi dengan Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) Setu Babakan, FBS Universitas Nasional mengintegrasikan dunia akademik dengan praktik pelestarian budaya secara nyata. Kerja sama ini tidak hanya dimaknai sebagai hubungan kelembagaan formal, tetapi sebagai langkah strategis untuk menghadirkan kawasan budaya sebagai ruang pembelajaran dan laboratorium hidup.
Ruang lingkup sinergi tersebut meliputi:
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Nasional dapat terus berkontribusi secara nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, kebudayaan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Bahasa dan budaya merupakan fondasi utama pembentukan identitas suatu bangsa. Dalam konteks Jakarta sebagai kota megapolitan, keberadaan bahasa dan budaya Betawi tidak hanya merepresentasikan akar sejarah, tetapi juga menjadi penanda jati diri dan kekayaan kultural yang harus dijaga keberlanjutannya. Di tengah arus globalisasi dan modernisasi yang semakin dinamis, pelestarian kebudayaan lokal menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bersama.
Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Nasional memandang bahwa upaya pelestarian bahasa dan budaya Betawi tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan sinergi lintas sektor yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kerja sama dengan Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) Setu Babakan merupakan langkah strategis untuk mengintegrasikan pendekatan akademik dengan praktik pelestarian budaya di lapangan.
Melalui kerja sama ini, Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Nasional berkomitmen untuk mengembangkan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan kebudayaan Betawi. Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan kami pandang sebagai ruang pembelajaran yang hidup, tempat nilai-nilai kebetawian dapat dikaji, didokumentasikan, dan diwariskan kepada generasi muda secara ilmiah dan berkelanjutan.
Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya memperkuat pelestarian bahasa dan budaya Betawi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, memperkaya khazanah akademik, serta menjadi model kerja sama antara perguruan tinggi dan lembaga pengelola kebudayaan.
Akhir kata, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya kerja sama ini. Semoga sinergi yang terbangun dapat berjalan secara konsisten, produktif, dan memberi kontribusi positif bagi pelestarian budaya Betawi dan pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dekan
Fakultas Bahasa dan Sastra
Universitas Nasional
Melalui kolaborasi dengan Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) Setu Babakan, FBS Universitas Nasional mengintegrasikan dunia akademik dengan praktik pelestarian budaya secara nyata. Kerja sama ini tidak hanya dimaknai sebagai hubungan kelembagaan formal, tetapi sebagai langkah strategis untuk menghadirkan kawasan budaya sebagai ruang pembelajaran dan laboratorium hidup.
Ruang lingkup sinergi tersebut meliputi:
Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) merupakan unit kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bertugas mengelola, mengembangkan, dan melestarikan Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan sebagai pusat pelestarian budaya Betawi.
Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan ditetapkan sebagai ruang hidup kebudayaan Betawi yang mengintegrasikan aspek pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan budaya, baik yang bersifat benda (tangible) maupun takbenda (intangible). UPK PBB berperan strategis dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai kebetawian melalui pengelolaan kawasan, penyelenggaraan kegiatan budaya, serta fasilitasi partisipasi masyarakat Betawi.
Program dan fungsi UPK PBB mencakup:
Keberadaan dan pengelolaan Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan memiliki dasar hukum dan kebijakan yang kuat sebagai berikut:
Peraturan Daerah ini menetapkan Kawasan Setu Babakan sebagai Perkampungan Budaya Betawi (PBB) yang berfungsi sebagai pusat pelestarian dan pengembangan budaya Betawi. Ruang lingkup pelestarian meliputi adat istiadat, kesenian, bahasa, tradisi, serta nilai-nilai sosial budaya masyarakat Betawi sebagai identitas budaya Jakarta.
Peraturan Daerah ini menjadi payung hukum utama dalam penyelenggaraan pelestarian Kebudayaan Betawi di Provinsi DKI Jakarta. Perda ini mengatur tujuan pelestarian, ruang lingkup kebudayaan Betawi (bahasa, sastra, tradisi lisan, kesenian, adat istiadat, sejarah, arsitektur, dan kuliner), prinsip pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan kebudayaan, serta peran pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam upaya pelestarian kebudayaan Betawi secara berkelanjutan.
Peraturan Gubernur ini merupakan peraturan pelaksana dari Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2015 yang mengatur mekanisme perencanaan, pelaksanaan, koordinasi, serta pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan pelestarian Kebudayaan Betawi, termasuk peran Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi dalam pengelolaan kawasan dan penyelenggaraan kegiatan budaya.
Kebijakan ini mencakup upaya pelestarian budaya lokal, pengelolaan kawasan cagar budaya, serta penguatan identitas budaya Betawi sebagai bagian dari sejarah dan kebudayaan Jakarta.
Keseluruhan dasar hukum dan kebijakan tersebut menjadi landasan bagi Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) dalam menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, guna mendukung pelaksanaan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara terarah dan berkelanjutan.
Informasi yang disajikan pada laman ini mengenai dedikasi, program, serta rencana dan/atau pelaksanaan kerja sama antara Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Nasional dengan Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) Setu Babakan disampaikan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik.
Seluruh bentuk kerja sama dan kegiatan yang tercantum pada laman ini dilaksanakan dalam kerangka Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta berlandaskan pada kesepakatan tertulis, kebijakan internal, dan kewenangan masing-masing pihak. Oleh karena itu, bentuk, ruang lingkup, dan waktu pelaksanaan kegiatan dapat mengalami penyesuaian sesuai dengan hasil koordinasi dan kebijakan yang berlaku.
Masing-masing institusi yang terlibat tetap memiliki tanggung jawab dan otoritas secara independen. Informasi pada laman ini tidak dimaksudkan sebagai pernyataan resmi yang mewakili kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atau pihak lain di luar ruang lingkup kerja sama yang telah disepakati, serta tidak bersifat komersial maupun politis.
Halaman ini disusun sebagai bagian dari komitmen akademik Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Nasional dalam mendukung pelestarian bahasa dan budaya Betawi secara berkelanjutan.
We are honored to present our distinguished Keynote Speaker, Prof. Dr. Erin R. Vogel, a renowned Professor of Anthropology and Primate Behavior and Ecology at Rutgers University, United States of America. In her keynote address titled “Ecological Variation and Nutritional Strategies in Wild Orangutans: Health and Conservation Perspectives,” she will provide comprehensive insights into the ecological adaptations and nutritional strategies of wild orangutans, highlighting their significance for health and conservation efforts. Her expertise and research will set a foundational framework for advancing knowledge in primate biology and conservation science at this conference.
With topic “Biotechnological Innovations in Microbial Systems: Bridging Health, Biodiversity, and Sustainability”
With topic “Biotechnological Innovations in Microbial Systems: Bridging Health, Biodiversity, and Sustainability”
With topic “Cognition and Conservation: How Understanding Animal Minds Can Help Us Protect Them”
| No | Nama Dokumen | Tahun | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1. | Renstra Program Studi Sastra Indonesia | – | – |
| 2. | – | – | – |
| 3. | – | – | – |
| No. | Link Kuesioner/Survey | Keterangan |
|---|---|---|
| 1. | Link Survey Pemahaman visi misi program studi sastra Indonesia | Isi Form |
| 2. | Link Survey kepuasan Mahasiswa Sastra Indonesia 2024-2025 | Isi Form |
| 3. | Link Kepuasan Dosen Sastra Indonesia 2024-2025 | Isi Form |
| 4. | Link Kepuasan TEndik Sastra Indonesia 2024-2025 | Isi Form |
| No | Nama Dokumen | Keterangan |
|---|---|---|
| 1. | Laporan Survey Hasil Survey Visi, Misi Sastra Indonesia 2024-2025 | Lihat Dokumen |
| 2. | Hasil Survey kepuasan Mahasiswa Sastra Indonesia 2024-2025 | – |
| 3. | Hasil Survey kepuasan Dosen Sastra Indonesia 2024-2025 | Lihat Dokumen |
| 4. | Hasil Survey Kepuasan Tendik Sastra Indonesia 2024-2025 | – |
| No | Nama Dokumen | Lihat Dokumen |
|---|---|---|
| 1. | Laporan Kinerja Tahunan Prodi Sasindo 2023-2024 | Lihat Dokumen |
| 2. | Laporan Kinerja Tahunan Prodi Sasindo 2024-2025 | Lihat Dokumen |
Bank Name: BRI
Account Name: NOVERITA DRA
Account Number: 1543-01-019764-50-9
SWIFT/BIC Code: BRINIDJA
Payment Method: Bank Transfer
International Conference on Biodiversity and Future Biology 2025
Anyone interested in the conference topics, including researchers, academicians, students, and professionals from related fields.
Abstracts should be submitted via the designated online submission portal before the deadline.
Abstract submissions are typically accepted only through the official online system to ensure proper tracking and review.
Registration opens on May 14, 2025, and remains open until August 18, 2025.
The last date to submit abstracts is July 7, 2025.
The announcement of accepted abstracts will be made on July 14, 2025.
Full paper submission is open from August 11 to August 17, 2025.
Presentation materials must be submitted between August 18 and August 25, 2025.
The conference will be held on August 26, 2025.
Presentations can be done in-person or virtually, depending on the conference format and your registration type.
Yes, selected papers can be published in Scopus-indexed and SINTA journals after the conference, although there is an additional cost for publication. The journals include HAYATI (Scopus Q3), Al-Kauniyah (SINTA 2), Jurnal Biologi Indonesia (SINTA 3), Journal of Tropical Biodiversity (SINTA 5)
Yes, a Field Trip and Conservation Action on Pramuka Island is scheduled for August 27-28, 2025.
Yes, participants will receive a certificate after completing the conference sessions.
You can contact the conference organizers through the following channels:
Email: icobiofub@gmail.com
Instagram: @ico_biofub
WhatsApp Contact Persons:
Feel free to reach out for any inquiries or further information!
Exhibition : +62 857-6084-2648 (Astri Zulfa)
iConference : +62896-5704-8273 (Alvira) and +62 852-1727-7873 (Silvia)
Email : icobiofub@gmail.com
Web : https://fbp.unas.ac.id/ico-biofub
Location: Cyber Auditorium Unas, Sawo Manila Street No. 61, West Pejaten, Pasar Minggu, South Jakarta, DKI Jakarta 12520